KEMENDIKBUD : RATUSAN KEPSEK TURUN KASTA MENJADI GURU BIASA

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat siang dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru seluruh indonesia....
mari simak informasi terbaru dan sangat penting brikut ini....


Hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, terdapat 116 kepsek statusnya dikembalikan menjadi guru biasa. Hal itu membuat masalah kekosongan jabatan kepala sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sampang nampaknya akan terus berlanjut.

Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang yang berwenang menyelesaikan persoalan tersebut, nampaknya mulai angkat tangan. Sebab kepsek yang telah menjabat selama 2 periode atau 8 tahun, tidak bisa diangkat kembali, kecuali meraih prestasi tertentu. Namun kini justru terdapat 116 kepsek yang turun kasta jadi guru biasa.

“Kepsek yang sudah menjabat 8 tahun tidak lagi bisa menjabat kembali sebagai kepsek, dan di Sampang sendiri ada 116 kepsek yang statusnya dikembalikan menjadi guru biasa,” ujar Kepala Disdik Sampang Heri Purnumo, Kamis, (23/6).

Pihaknya tidak bisa memungkiri dengan kebijakan tersebut, membuat sejumlah sekolah tanpa kepsek definitif. Sementara di sisi lain, ia juga mengakui bahwa pihaknya masih kesulitan mencari figur calon kepsek yang dinilai sudah layak dan masuk kriteria persyaratan menjadi kepsek. Sementara ini baru terdapat 107 calon kepsek, sehingga masih kekurangan 9 calon kepsek.

Sebelumnya Disdik Sampang mengungkap, sedikitnya terdapat 140 sekolah tanpa dipimpin kepsek defnitif. Kesulitannya mencari kepsek definitif itu, kata Heri, terjadi di Kecamatan Sokobanah dan Ketapang.

Meskipun sudah ada usulan dari unit pelaksana teknis dinas pendidikan (UPTD) di kecamatan masing-masing, akan tetapi yang bersangkutan (calon kepsek) tidak berani. Bahkan ketika mereka diundang, calon kepsek yang dinilai layak itu justru memilih tidak hadir.

“Untuk wilayah Kecamatan Sokobanah dan Ketapang calon kepsek yang diajukan oleh UPTDnya  banyak mengundurkan diri,” ungkapnya dengan nada lirih saat ditemuai usai memenuhi undangan di DPRD Sampang.

Lebih lanjut dikatakan, dari hasli evaluasi yang dilakukan dinasnya terhadap calon-calon kepsek yang mundur, sebagian besar lebih ingin memilih menjadi pengajar murni. Belum jelas alasan para guru tersebut, namun pilihan para guru itu semakin membuat Disdik Sampang kesulitan.

“Kami masih berusaha agar agar kekosongan kepsek ini tidak sampai pada ajaran baru. Kami tegaskan, saat ini hanya tersisa sembilan lembaga yang belum ada calon kepseknya, selebihnya tinggal menunggu keputusan dari pusat dan provinsi,” tukasnya. 


Demikian informasi terbaru yang dapat saya berikan....
semoga bermanfaat untuk kita semua....




loading...

Belum ada Komentar untuk "KEMENDIKBUD : RATUSAN KEPSEK TURUN KASTA MENJADI GURU BIASA"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel