MOTOR TUA PAK GURU DIBELI MURID SEHARGA 36,4 JUTA DAN UANGNYA LANGSUNG DISUMBANGKAN

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat malam dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru seluruh indonesia....
mari simak informasi terbaru dan sangat menarik berikut ini tentang seorang pensiunan guru yang menjual motor tuanya dengan harga fantastis ,....



Sebuah motor tua jenis Suzuki FR keluaran tahun 1977 berhasil terjual dengan harga tinggi dalam sebuah lelang. Tak tanggung-tanggung, motor usang milik pensiunan guru SMA Kolese De Britto Yogyakarta, Hardjosudiro (80) tersebut terjual seharga Rp 36,4 juta. Pemenang lelang tak lain mantan murid sendiri yang dahulu pernah diajar olehnya.

Hardjosudiro mengungkapkan, motor butut warna hijau miliknya terjual dalam lelang sebuah acara temu alumni SMA De Britto, Sabtu (04/06/2016) lalu. Begitu terjual, uang puluhan juta rupiah tersebut langsung diterimanya namun sepeda motor legendaris miliknya itu hingga saat ini masih berada di rumahnya.

"Lelangnya sebenarnya lewat online Facebook karena anak-anak alumni De Britto sudah menyebar sampai mana-mana. Tahu-tahu Sabtu kemarin saya dijemput bilang kalau motor saya laku terjual dengan nilai yang tenyata tinggi," ungkap Hardjosudiro kepada KRjogja.com di rumahnya kawasan Mancasan, Wirobrajan, Yogyakarta, Senin (06/06/2016).

Saat aktif mengajar dahulu, motor tua itu setia mengantarnya dari rumah menuju sekolah yang terletak di Jalan Adisutjipto tersebut. Motor tersebut dibelinya dari uang pinjamamn dari Rektor De Britto saat itu dengan cicilan tanpa bunga.

Walau kini telah usang, namun Hardjosudiro tetap setia merawat motor tersebut. Bahkan kendaraan roda dua ini selalu dalam kondisi siap jalan baik secara fisik maupun kelengkapan surat-suratnya.

Dari uang Rp 36,4 juta yang diterimanya, kakek dua cucu ini menyisihkan Rp 20 juta untuk disumbangkan ke Yayasan Bakti Luhur yang merawat anak-anan difabel. Hardjosudiro juga masih menyisihkan uang lelang tersebut untuk menyumbang dana di gereja tempatnya sering melaksanakan ibadah.

"Tak elok kalau saya pakai sendiri, jadi saya sumbangkan untuk yayasan itu. Baru sisanya saya gunakan untuk membuat sumur bor di rumah karena sumur lama sudah mampet," kata Hardjosudiro.

Pria kelahiran 25 Februari 1936 ini dahulu merupakan guru Kimia di SMA De Britto periode tahun 1969 - 1996. Setelah pensiun Hardjosudiro meninggalkan dunia kerja dan menghabiskan waktunya bersama keluarga. 


Demikian informasi terbaru yang dapat saya berikan..... 
semoga bermanfaat untuk kita semua....




loading...

Belum ada Komentar untuk "MOTOR TUA PAK GURU DIBELI MURID SEHARGA 36,4 JUTA DAN UANGNYA LANGSUNG DISUMBANGKAN"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel