Endang Irawan, Driver GO-JEK yang Bekerja untuk Hidupi 126 Santri, Padahal pada awalnya...


“Lalu yang kedua adalah fakir, fakir itu dia ada penghasilan tapi tidak memenuhi. Itu saya lihat kondisi, kadang saya tidak ambil biaya. Begitu pula yang miskin, atau penghasilannya tidak menentu,” jelasnya.

Endang Irawan, driver GO JEK

Endang Irawan, driver GO JEK. (Foto: Puti Cinintya Arie Safitri/kumparan)

Selain itu, ia juga memberikan uang saku kepada para santri sebesar Rp 5 ribu. Sebab, para santri ini sebenarnya juga dilarang untuk keluar dari pondok tanpa izin.

“Makanya kalau saya datang, tukang jajanan pasti habis. Tukang bakso, di sana satu mangkok masih Rp 2 ribu, masuk gerobak pulangnya kosong. Bakwan juga, pokoknya kalau saya datang tukang-tukang dagang pasti udah bolak-balik,” ucapnya sambil tertawa kecil.

Selain masalah waktu yang lebih fleksibel, Endang mengaku setelah bergabung dengan GO-JEK ia bertemu dengan rekan sesama driver GO-JEK dan bahkan customer yang peduli. Meski, awalnya banyak yang tidak percaya karena penampilan Endang jauh dari kesan ustad.

“Orang tidak ada yang menyangka saya ketua pembina pondok pesantren. Tapi kalau saudara-saudara ke sana, melihat santri cium tangan sama saya, baru percaya,” katanya.

Setiap harinya, penghasilan yang ia dapatkan dari menjadi driver GO-JEK selalu ia bagi menjadi empat. Sebagian untuk menghidupi santri-santrinya, untuk keluarga, membayar kontrakan dan satu lagi untuk diri sendiri.

“Selalu saya bagi. Kan saya juga punya keluarga, punya anak yang saya sekolahkan di pondok pesantren di luar kota, dan rumah saya masih ngontrak. Belum untuk saya, untuk beli bensin, service motor dan lainnya,” jelas Endang.

Namun menurutnya, kebutuhan yang begitu besar tersebut tidak lah sulit untuk dipenuhi. Sebab, ia percaya rezeki dari Tuhan memang tidak akan pernah salah.

LANJUT BACA HALAMAN 3

loading...

Belum ada Komentar untuk "Endang Irawan, Driver GO-JEK yang Bekerja untuk Hidupi 126 Santri, Padahal pada awalnya..."

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel