Gara-gara Ada Menantu Nikahi Mertua, 700 Kepala KUA dan Penghulu se-Jatim Dikumpulkan di Hotel, Ternyata...


"Jangan sampai ini terjadi lagi. Kami tak boleh kecolongan kembali. Petugas KUA harus makin mewaspadai semua pernikahan aneh. Forum ini penting untuk menyikapi fenomena nikah aneh," kata Kepala Kanwil Kemenag Jatim Syamsul Bahri usai membuka diskusi di Hotel Utami Sidoarjo.


Seminar pernikahan atau Halaqoh Munakahat itu mengambil beberapa tema, yakni sejauh mana petugas memeriksa dokumen dan fisik calon mempelai.

Kemudian tinjauan hukum pada pernikahan di satu majelis dengan mempelai perempuan lebih dari satu.

Selain itu tema-tema lain terkait redaksional pengucapan akad nikah dan terkait wacana taqlid talak atau pernyataan talak jika pasangan tak memenuhi janji sebagai pasangan.

Dalam diskusi itu dihadirkan juga para pakar hukum Islam dari Pengurus Wilayah (PW) NU (KH Syafrudin Sofwan) dan PW Muhammadiyah (Dr Syamsudin).

Dari akademisi dihadirkan sebagai pembicara Prof Dr Faisal Haq dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr

Abdul Haris dari UIN Jember serta Ketua PA Probolinggo Lailatul Arofah.

Syamsul menyebutkan bahwa petugas KUA sudah saatnya lebih detail memeriksa dokumen dan fisik calon mempelai. "Kalau perlu jika ada penyakit parah pun disampaikan. Jika mempelai laki menerima tidak masalah," kata Syafrudin.


Tidak sebatas itu, petugas KUA juga harus mengetahui hubungan muhrim kedua mempelai. Jangan-jangan yang dinikahi anak kandung. "Jangan sampai pula yang dinikahi adalah istri orang," tambah Syafrudin.

Saat ini tengah menjadi gejala di era modern. Pria menikah dalam waktu sesaat karena ternyata perempuan bekerja dan kecantol dengan pria lain yang lebih mapan. Pasti ini kaitannya dengan talak.

Sementara itu, hal yang saat ini perlu mendapat perhatian serius di masyarakat adalah maraknya nikah siri. Terutama di daerah pinggiran.

LANJUT BACA HALAMAN 3 DISINI

loading...

Belum ada Komentar untuk "Gara-gara Ada Menantu Nikahi Mertua, 700 Kepala KUA dan Penghulu se-Jatim Dikumpulkan di Hotel, Ternyata..."

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel